Enjoy it! ^^

----------------------

Rabu, 08 Januari 2014

Cerita Lucu Humor, 100% OBAT GALAU

Kumpulan Cerita Lawakan

Gambar Pantat: Seorang guru wanita sedang mengajar murid-muridnya di hari pertama masuk sekolah. Diatas papan tulis ia mencoba menggambar buah apel, lalu sambil membalikkan badannya ia bertanya kepada para murid, "Gambar apa ini ?"

Tak ayal para murid secara serentak berseru:"Pantat!" Mendengar jawaban tersebut, guru tersebut menangis sambil setengah berlari mencari kepala sekolah untuk mengadukan perilaku murid-muridnya.

Melihat tangisan sang guru wanita tersebut, kepala sekolah tanpa menanyakan alasannya, langsung saja menerjang masuk ke ruang kelas, lalu dengan emosi ia memarahi semua murid: "Kalian sungguh berani-beraninya mempermainkan seorang guru! Apa yang kalian lakukan terhadapnya ?!"

Sesaat ruang kelas menjadi senyap, semua murid jadi bengong, sang kepala sekolah kemudian menoleh ke arah papan tulis, ia semakin marah ketika melihat apa yang tergambar di papan tulis "Ini sudah keterlaluan, kalian bahkan berani menggambar pantat di papan tulis!" Mendengar ini sang guru wanita langsung pingsan.



Kereta Api Keparat: Ada seorang pemuda di daerah sumatera utara sana, kebetulan sedang nonton film di bioskop di daerahnya. Salah satu adegan di film itu adalah seorang gadis bahenol yang sedang berusaha membuka bajunya, setelah itu dilanjutkan dengan membuka kaos dalamnya.

Dan akhirnya tibalah pada adegan dimana gadis itu harus membuka juga seluruhnya. Namun sebelum gadis itu berhasil, tiba-tiba ada Kereta Api yang lewat dan menutupi si gadis. Setelah kereta api berlalu si gadis ternyata sudah berpakaian lengkap kembali.

Kecewalah ucok, setelah beberapa saat sempat menahan dentuman jantungnya. Esoknya, si Ucok datang lagi, beli karcis lagi, nonton lagi film yg sama. Dan kecewa lagi. Tanpa kenal kata menyerah, esoknya pun dia masih nonton lagi sampai beberapa hari.

Tukang karcis penasaran melihat hal ini, maka bertanyalah ia. "Hey Lay .. Kalo tidak salah, sudah kau tonton pilem ini berkali-kali? Kenapa masih datang juga?" Si Ucok menjawab, "Ah benar kali itu bang, tapi aku yakin bang, suatu saat, kereta api keparat itu pastilah terlambat."



Takut Didenda: Seorang bapak yang sangat-sangat pelit diajak anak tersayangnya untuk naik helikopter. Awalnya si bapak tidak setuju karena harus bayar tapi karena sayang dengan anaknya ia pun setuju.

Setelah sampai di tempat heli, si pilot bilang "Naik bayar U$100, kalau anda bicara diatas nanti didenda U$500 tapi kalau anda tidak bicara sepatah katapun akan saya kasih U$1000."

Setelah setuju dengan perjanjian tersebut, heli diterbangkan oleh pilot dengan cara manuver dan jungkir balik diatas. Setelah sampai mendarat si pilot bilang ke bapak pelit tadi, "Wah anda hebat, tidak bicara sepatah katapun."

Si bapak bilang, "Sebenarnya saya mau bicara tadi, tapi takut didenda." "Anda mau bilang apa?" tanya si pilot. "Anak saya jatuh," jawab si Bapak.



Surat untuk Istri: Seorang pria sedang berlibur ke Bali. Istrinya sedang dalam perjalanan bisnis ke Jakarta dan berencana untuk bergabung pada keesokan harinya. Ketika sampai di hotel, pria itu memutuskan untuk mengirimkan e-mail ke istrinya.

Karena tidak berhasil menemukan kertas memo dimana dia mencatat alamat e-mail istrinya tersebut, maka dia mencoba untuk sebisa-bisanya mengirimkan e-mail keistrinya. Sialnya, dia melupakan satu hurup dan e-mail tersebut melesat langsung menuju ke seorang wanita yang suaminya baru saja meninggal satu hari sebelumnya.

Saat wanita yang sedang berduka itu mengecek isi e-mail tersebut, ia berteriak dengan hebat lalu jatuh kelantai dan meninggal seketika. Keluarganya segera berlari ke dalam ruangannya dan melihat isi surat di layar komputer.

"Istriku tercinta, Aku baru saja sampai. Segala sesuatu telah disiapkan untuk kedatanganmu besok."



Alat yang Hebat: Seorang laki-laki datang ke Institute of science merupakan tempat para peneliti memperagakan hasil penemuan mereka dan mendapatkan hak patent bagi penemuan tersebut. "Saya telah menemukan alat untuk membuat manusia bisa berbicara dengan manusia lain di tempat yang berjauhan."

"Dan saya menamakan alat itu ... TELEPON," katanya. Para hadirin terkagum-kagum. Tak lama kemudian, datang lagi dua orang bersaudara. "Kami telah menemukan alat untuk membuat manusia bisa terbang seperti burung. Dan kami menamakan alat itu ... PESAWAT TERBANG."

Para hadirin semakin kagum. Tiba-tiba, datanglah seseorang dari Indonesia. "Saya telah menemukan alat untuk bisa membuat Manusia bisa berjalan menembus dinding, kaca dan besi," katanya. Para hadirin Hebohh besar. "Dan Saya menamakan alat itu ... PINTU."


Cerita Lucu Teguran Tetangga: Ini cerita di sebuah Kompleks Parlemen. Seorang pria melangkah ke rumah tetangganya dan mengetuk pintu. Ketika nyonya rumah membuka pintu, si pria bertanya, "Apakah Nyonya tahu caranya bercinta?" Tentu saja si nyonya rumah marah dan membanting pintu.

Namun, si pria tetap mengetuk pintu rumah tadi dan mengajukan pertanyaan yang sama. Kali ini si nyonya menjerit sambil mengusir tamu tidak senonoh tadi. Malam itu juga si nyonya menceritakan kejadian memalukan tadi kepada suaminya.

Si suami berjanji bahwa ia akan tinggal di rumah keesokan harinya untuk menghadapi si tamu kurang ajar seandainya ia muncul lagi. Ternyata benar, keesokan harinya pria yang sama datang lagi dan mengetuk pintu. Nyonya rumah segera membuka pintu sementara suaminya bersembunyi sambil membawa clurit. Si tamu kembali bertanya, "Nyonya, tahukah anda caranya bercinta?"

"Tentu saja, kenapa anda menanyakannya?" si nyonya balik bertanya. "Baguslah," kata si tamu. "Kalau begitu, puaskanlah suami anda dan beritahu dia untuk menjauhi Zarima, istri saya!!!"



Cerita Istri Pemadam Kebakaran: Seorang lelaki yang bekerja di pemadam kebakaran bercerita kepada istrinya, "Di sana kalau misalnya terdengar Bel Satu, itu berarti kita harus segera mengenakan seragam. Bel Dua berbunyi artinya semua harus segera menuju ke truk. Bel Tiga berarti semuanya sudah berada di atas truk dan siap pergi ke tempat kebakaran. Nah, aku ingin kita juga memakai sistem ini dalam bercinta."

"Jadi kalau aku bilang Bel Satu, kamu harus segera telanjang; Bel Dua, segera ke tempat tidur dan Bel Tiga, kita mulai bercinta," tambahnya. Si istri setuju. Keesokan harinya ketika lelaki tersebut pulang kerja, ia berteriak, "Bel Satu!"

Dan istrinya langsung melepaskan semua bajunya. "Bel Dua!" teriaknya dan si istri lalu naik ke tempat tidur. "Bel Tiga!" dan mulailah mereka memadu kasih. Beberapa saat kemudian isterinya teriak : "Bel Empat! Bel Empat!"

"Apa maksudmu?" tanya suaminya. "Perpanjang selangnya. Semprotanmu masih jauh dari api..."



Cerita Kehebatan suami: Dua orang ibu rumah tangga sedang berbincang mengenai kehebatan suami mereka diatas ranjang. "Suami saya sanggup melakukan hubungan sex selama 1 jam"

"Wah, itu sih nggak ada apa-apanya dengan suami saya. Suami saya sanggup melakukannya dalam 7 jam 1 menit. Padahal suami saya buta lho," kata wanita kedua.

"Wow, hebat sekali! Bagaimana suami ibu melakukannya?," tanya wanita pertama penasaran. "Selama 7 jam dia mencari lubang, setelah itu mainnya 1 menit."

Cerita Sebuah Keluarga Miskin: Di sebuah sekolah, seorang puteri bintang film terkenal diminta ibu guru menulis cerita tentang sebuah keluarga miskin. Beginilah cerita yang ditulisnya:

"Pada zaman dahulu kala adalah sebuah keluarga miskin. Di mana maminya miskin, papinya miskin, anak-anaknya miskin."

"Tak hanya itu babunya juga miskin, supirnya miskin. Tukang kebunnya miskin, penjaga malamnya miskin. babby sitternya miskin. Semuanya miskin-miskin..."



Cerita Tukang Bohong: Tonton yang baru pertama kali akan pergi ke Jakarta diberi pesan oleh Diki, teman nya sekampung yang telah bertahun-tahun tinggal di Jakarta. "Hati-hati di Jakarta, karena orang Jakarta banyak bohongnya, tukang tipu."

Ketika hendak turun dari bis kota dari Terminal Pulo Gadung menuju rumah Diki, sang kondektur bis berteriak memberi tahu, "Awas kaki kiri duluan, kaki kiri duluan!" Ingat akan pesan Diki, Tonton langsung berpikir, "Ah pasti kondektur ini bohong."

Dan dia melompat dari bus yang masih berjalan dengan kaki kanan lebih dahulu. Tentu saja dia jatuh dan babak belur. Begitu berdiri, Tonton menyumpah-nyumpah. "Memang orang Jakarta tukang bohong. Dengan kaki kanan saja babak belur, apalagi dengan kaki kiri!"




Cerita Lucu Panggilan Buat Ibu: Dalam kelas baru murid sekolah dasar kelas 1. Seperti biasa terjadi kenal mengenal antara guru dan murid.

Guru : "Siapa nama kamu ?"
Murid : "Amelia"
Guru : "Kalau ibu kamu siapa ?"
Murid : "Mama ?"
Guru : "Maksud ibu, nama Ibu kamu ?"
Murid : "Iya , Mama."
Guru : "Okelah, bagaimana Ayah kamu panggil Ibu kamu ?"
Murid : "Eh , monyet.."



Cerita Lucu Surat Ijin Tidak Masuk Sekolah: Supar sering tidak masuk sekolah tanpa alasan dan berita yang jelas, suatu hari di dimarahi oleh gurunya.

Guru : "Supar kalau kamu nggak masuk karena sakit atau halangan, kan kamu bisa kirim surat!"
Supar: "Dulu Supar pernah kirim surat tapi nggak pernah di balas-balas, jadi malas untuk buat surat lagi..." 



Cerita Bos yang Keren: Seorang bos di sebuah perusahaan besar tiba-tiba melakukan inspeksi mendadak ke pabriknya untuk melihat kinerja para karyawannya. Di pabrik keempat, ia menemukan seorang pria muda yang tengah bersandar di dekat pintu, nampaknya ia tengah bersantai.

Semua pekerja yang ada diruangan itu tengah sibuk bekerja, kecuali dirinya. Si bos segera menghampir pemuda tersebut dan bertanya, "Berapa gajimu seminggu?" Dengan sedikit terkejut, pemuda itu melihat ke arah si bos dan berkata, "Hmmmm sekitar 100.000 per minggu, kenapa memangnya?"

Si bos mengeluarkan dompetnya dan mengambil dua lembar uang 100 ribu-an. Ia mengulurkannya pada si pemuda, "Ini gajimu untuk dua minggu dan cepat pergi dari sana. Aku tak mau melihatmu lagi!"

Dengan keterkejutan luarbiasa dan juga takut, si pemuda segera meninggalkan tempat tersebut tanpa banyak bicara. Lalu dengan muka berwibawa si bos melihat para stafnya yang sedari tadi memperhatikan adegan itu. "Adakah yang tahu, dari divisi manakah pemuda pemalas tersebut," tanyanya.

Suasana menjadi hening sampai akhirnya seorang staf menjawab dengan sedikit ketakutan, "Ia tak bekerja disini. Ia adalah pengantar pizza yang mengantar pesanan personalia..."



Cerita Dokter Kelamin: Pada suatu hari, seorang dokter spesialis jantung meninggal dunia. Untuk mengenang jasanya, para koleganya sepakat untuk membuatkan sebuah peti mati berbentuk jantung. Acara penguburan pun berjalan dengan khidmat.

Satu bulan kemudian, seorang dokter penyakit spesialis mata juga meninggal dunia. Seperti sebelumnya, para koleganya sepakat untuk membuatkan peti mati berbentuk mata untuk mengenang jasanya. Penguburannya pun berjalan dengan khidmat.

Setelah selesai, para pengantar kembali pulang, hanya tinggal satu orang saja yang masih merenung sendirian di pinggir makam. Salah seorang dokter yang lain melihatnya dan segera menghampirinya. “Sudahlah, yang berlalu biarlah berlalu. Tidak usah engkau pikirkan,” kata si dokter yang tahu bahwa ia adalah kawan dekat si almarhum.

“Saya tidak tahu apa yang harus saya katakan kepadamu,” jawab si dokter. ”Kalau saya mati akankah kalian akan mengenang jasaku dengan membuatkan peti mati berbentuk kelamin?” kata si dokter yang merenung karena dia adalah dokter spesialis kelamin.



Cerita Lucu Abis: Suatu hari di praktikum kedokteran.
Dosen : "Hari ini kita belajar mengenai tubuh sesungguhnya, untuk itu kita akan mempelajari mayat!"

Lalu didatangkanlah sebuah mayat..
Dosen : "Pelajaran pertama, tidak boleh jijik!"

Lalu sang dosen memasukkan jarinya ke anus mayat tersebut, dan kemudian menjilat jarinya.
Dosen : "Nah, kalian lakukan seperti yang saya lakukan tadi!"

Walaupun banyak yang teriak-teriak dan muntah-muntah karena tidak tahan, toh akhirnya semua mahasiswa melakukan itu satu persatu.

Dosen : "Nah sekarang pelajaran kedua, ketelitian. Perhatikan, tadi yang saya masukkan adalah jari tengah, sedangkan yang saya jilat adalah jari kelingking!!!"




Cerita Marahan Sama Istri: Sudah dua hari Edwin marahan sama istrinya. Kalau sudah marahan begini, biasanya mereka tidak saling tegur, apalagi saling bicara. Memasuki hari kelima marahan, Edwin tetap enggan bicara, apalagi istrinya tetap ogah ngomong.

Tapi celakanya besok pagi Edwin ada janji penting. Artinya, besok dia harus bangun pagi. Padahal Edwin paling sulit bangun pagi. Karena mereka masih marahan, sedangkan besok harus bangun pagi, maka dia cari akal bagaimana caranya supaya istrinya mau membangunkannya, tapi tanpa harus berbicara dengan istrinya.

Edwin mengambil secarik kertas dan ditulisnya pesan untuk istrinya, "Besok pagi saya ada rapat, tolong bangunin jam 6!". Diletakkannya kertas itu di atas meja rias istrinya, kemudian dia langsung tidur. Ketika keesokan paginya ia bangun, jam sudah menunjukkan pukul sepuluh pagi. Alangkah murkanya Edwin, karena ia tidak dibangunkan istrinya.

Masih dalam keadaan kecewa dan emosi, ia menghampiri meja rias istrinya. Di situ ia menemukan secarik kertas yang sudah ditulis istrinya, "Bangun ... bangun, sudah jam 6 pagi!!"



Kelebihan Wanita: Suatu saat seorang anak perempuan bertanya pada ibunya.

Anak : "Bu, apa sih kelebihan wanita itu?"
Ibu : "Ah, belum saatnya nak..."
Anak : "Nggak mau... nggak mau... pokoknya jawab !!!"
Ibu : "Nanti aja, kalo kamu udah kelas 6"
Anak : "Yaaaah ibu!!"

Waktu berlalu, si anak sekarang sudah kelas 6. Tanpa diduga oleh si Ibu, anaknya menanyakan kembali kelebihan wanita.

Anak :"Seperti janji Ibu 2 tahun lalu, apa sih kelebihan wanita itu ?"
Ibu : "Ya, kayak kamu itu! Ngotot !"

Celana Dalam: Suatu saat seorang gadis lugu bernama Ririn baru pulang dari sekolah dengan wajah yang bingung. Lalu dia bicara dengan ibunya.

Ririn: "Bu kok tadi di sekolah teman-teman laki ngeliatin kolong meja tempat Ririn duduk, kenapa ya ?"

Ibu: "Biasanya sih anak laki-laki kalau ngeliatin kolong meja yang didudukin anak perempuan mungkin mereka ngintipin celana dalam Kamu."

Ririn: "Ngintipin celana dalam? Waaah untung Ririn tadi lupa pake celana dalam

Ibu: "?????????"



Cerita Sekretaris Baru: Gue punya sekretaris baru, cantiik, kinyis-kinyis, maklumlah fresh graduated. Sebagai orang baru, dia cukup bisa diandalkan, semua tugas tugas dapat diselesaikan dengan baik, tanpa perlu petunjuk dan pengarahan.

Cuma satu yang sedikit mengesalkan [untung ketutup ama kinyis-kinyisnya], dia nggak pernah mau menjawab telpon. Akhirnya dengan sedikit nggak enak aku tegur, agar dia mau mengangkat telpon kalau telpon berdering.

Dengan polosnya dia jawab, "Boss, aku khan baru disini, semua keluarga, kenalan dan temen-temen belum ada yg tahu nomor telpon kantor ini. Jadi kalo ada telpon berdering, pasti bukan buat saya."



Cerita Tidur Satu Ranjang: Seorang karyawan yang alim bersama-sama seorang karyawati sekantornya yang ketus tapi malu-malu butuh, ditugaskan dinas keluar kota. Dalam perjalanan mereka, sampailah disatu kota kecil yang hanya tersedia 1 losmen saja.

Apa mau dikata kamar tidurnyapun cuma 1 yang kosong, ya mau tak mau akhirnya sepasang insan itu tidur diranjang yang sama, saat sebelum tidur, karyawati itu memasang benang halus tepat di-tengah2 ranjang itu sambil berkata, "Kalau engkau melewati benang ini, kamu tak pantas sebagai manusia."

"Lalu pantasnya apa?" tanya rekan prianya. "Pantasnya BINATANG, tahuuu........" kata si wanita ketus. Malam itu berlalu, besok paginya karyawati itu memeriksa pakaian tidurnya yang tetap rapi dan melihat benang itu tak bergeming apalagi sampai putus, selanjutnya dia bilang, "Malahan sebagai binatang kamu juga TAK PANTAS."

"Lho kok ngomongnya gitu, jadi pantasnya APA, hayo jawabbb......," kata si pria dengan nada tinggi. "Pantasnya sebagai PATUNG di MUSIUM LILIN, tahuuu........"




Kunjungan Ke Rumah Sakit Jiwa: Dalam suatu kunjungan kerja ke sebuah RSJ, Menteri Kesehatan menyempatkan diri berbincang-bincang dengan salah seorang pasien pada RSJ tsb.

Menteri : "Gimana rasanya tinggal disini pak?"

Pasien : "Wah, gimana ya... kaya'nya susah untuk dijelaskan deh pak, mending bapak coba aja sendiri."

Menteri : "Gak bisa dong, masak saya disuruh tinggal disini, saya khan seorang menteri!"

Pasien : "Gak masalah kok pak, saya dulunya juga ngaku-ngaku seorang presiden."

Minum Racun Serangga: Bejo yang beberapa jam lalu pergi ke ladang bersama Roto adiknya, tiba-tiba pulang ke rumah sambil berteriak. "Ibu..Roto menelan kecoa..! Roto menelan kecoa Bu..!!"

"Astaga!cepat panggil ayahmu, supaya memanggil dokter," kata ibunya ketakutan. Tapi dengan santainya Bejo menjawab. "Ah tidak usah Bu, saya sudah memberinya racun serangga!!"



Tidak Masuk Sekolah: Guru mengabsen murid di sekolah. Ternyata delon tidak masuk. Tiba-tiba kepala sekolah memanggil guru yg sedang mengabsen.

Kepala sekolah : "Ini ada telepon."

Guru : "Halo.'

Penelpon : "Halo, saya mau memberitahu bahwa Delon sedang sakit jadi tidak bisa masuk sekolah."

Guru : "Maaf .. ini dari siapa?"

Penelpon : "Ini dari ayah saya."

Guru : ????????!!!!!!!!!!!!!!!!..........



Lupa Rumah: Selama beberapa tahun terakhir ini Pak Iwan membiarkan wajahnya ditumbuhi janggut, kumis dan cambang yang lebat. Pada suatu hari, semua itu dicukurnya habis.

Sepulangnya dari tukang pangkas, dia melihat puteranya sedang bermain di depan rumah. Dia ingin tahu, apakah putranya masih mengenalnya dalam keadaan klimis seperti itu. Karena itu, dia bertanya pada putearanya, dimana rumah Pak Iwan.

Dengan ketakutan, anaknya berlari masuk ke dalam rumah, "Bu .. Bapak telah mencukur brewoknya, dan kini jadi lupa dimana rumah kita!"



Berkenalan: Pada salah satu pelabuhan laut di Tanah Papua, sedang berbincang tiga orang pria yang sedang menunggu datangnya kapal penumpang, untuk menjemput sanak familinya. Ketiga pria tersebut berasal dari daerah yang berbeda, antara lain dari Ambon, Batak dan Manado.

Sebelum perbincangan dimulai, ketiganya memperkenalkan diri masing-masing, maklum baru saja kenal, sambil bersalaman. Pria yang dari Ambon memperkenalkan dirinya kepada pria yang asal Batak : "Bakarbessy," sambil jabat tangan. Pria Batak menjawab sambil jabat tangan pula dengan menyebut dirinya : "Batubara.".

Pria yang asal Manado ini sambil kebingungan melihat kiri dan kanan, setelah mendengar kedua rekannya tadi masing-masing menyebut barang panas. Tanpa berpikir banyak pria Manado tadi sambil jabat tangan mengucapkan "Air Mandidi."

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silahkan corat-coret komentar anda:)