Cinta?
Cinta
Dalam hatiku bertanya tanya sebenarnya cinta itu apa ya...?
mengapa harus ada cinta..?! sewaktu masih gadis pernah diceritain sama seorang
ibu yang mana katanya cinta itu hanya diawal saat masih muda saja setelah
menikah dan semakin bertambah umurnya maka tidak ada lagi rasa cinta melainkan
yang ada hanya rasa kasihan. sampai sekarang aku belum bisa memahami perkataan
itu entah mungkin karena aku belum menjadi tua atau belum tiba saatnya..
Entahlah yang jelas sampai saat ini aku masih sangat mencintai suamiku yang
telah menjadi imam dalam hidupku... Terkadang aku juga merasa ini seperti
mimpi.. sebuah mimpi yang sangat indah dan aku terus berusaha untuk menyadarkan
diri dan merasakan bahwa semua ini bukanlah mimpi...akan tetapi aku juga takut
saat tiba waktunya untuk berpisah karena semua orang pasti akan kembali kepada
sang Penciptanya, dan aku takut kalau aku tak bisa menerima itu dengan hati
yang ikhlas. Aku juga takut kalau rasa cinta ini melebihi rasa cintaku kepada
Sang Khalik ( Allah Subahanhuwata'ala dan Rhosulnya ) karena tidak sempurna
keimanan seseorang hingga ia mencintai Allah dan RhosulNya melebihi dirinya
sendiri dan keluarganya. Aku sangat bersyukur karena Allah telah
memberiku suami yang baik yang dapat membimbingku menjadi wanita yang benar benar
wanita walaupun aku tidak tau apakah aku sudah bisa menjadi isteri dan ibu yang
baik atau belum.... Di lubuk hati yang terdalam ingin sekali mengucapkan rasa
terimakasih kepada Suamiku tercinta dan juga keluarganya yang dengan segala
kebaikannya menerimaku apa adanya sebagai anggota keluarganya dengan penuh
cinta dan kasih sayang yang tulus walaupun aku ini bukanlah siapa siapa, aku
hanya gadis desa yang tidak memiliki kelebihan apa apa dalam skill maupun
materi. seperti Sinderella yang menjadi isteri seorang pangeran...he3.. tapi
sayangnya aku malu mengucapkan terimakasih pada mereka terutama Ibu mertuaku
yang sangat perhatian padaku dan terkadang perhatiannya melebihi suamiku, aku
belum pernah melihat seorang mertua yang sangat baik dan perhatian seperti ibu
mertuaku....Orang yang sangat supel dan semua orang mencintainya, "
maafkan aku Ibu.. karena aku belum bisa menjadi menantu yang baik untukmu...
tapi aku akan terus berusaha untuk menjadi yang terbaik untuk Anakmu dan juga
cucu cucumu...dan juga untuk adik iparku yang manis manis... aku tidak bisa
menyampaikan ini secara langsung karena aku malu dan itu juga atas saran suami
karena takut mereka jadi tidak enak atau malah kepikiran.. tapi aku sangat
ingin mengucapkannya sehingga kutulis saja disini....^^ ko malah jadi curhat
ya...hmmm^^ kembali lagi ketopik... Sebenarnya disini aku ingin menyampaikan
apa itu cinta versi diriku setelah belajar memahaminya dan mencontoh para
salafussoleh.. menurutku Cinta itu adalah sebuah rasa ingin selalu menyayangi dengan
tulus kepada orang orang yang ia cintai, dan untuk mewujudkan cinta itu juga
butuh pengorbanan, akan tetapi cinta sejati tetap milik Allah
Subahanahuwata'ala dan juga Rhosul Nya ( Nabi Muhammad ShollAllahualaihi
wassallam) seperti yang dilakukan para sahabat yang rela berkorban demi Agama Allah
dan membela Rhosululloh, mereka mengorbankan segalanya, meninggalkan anak dan
isterinya, juga hartanya untuk berjihad dijalan Allah. Mereka menyerahkan dan
menitipkan anak dan isterinya kepada Allah dengan penuh keyakinan seperti
sahabat Abu bakar Assiddik yang mendapatkan kebaikan dari segala macam pintu
kebaikan sampai sampai sahabat yang lain ingin menandingi amal kebaikannya tapi
tidak ada yang mampu. dan Beliau ( Abu Bakar Assiddik ) adalah kekasih
Rhosululloh dan merupakan manusia yang paling dicintai Rhosululloh. jadi cinta
bukanlah Rasa ingin memiliki atau seperti yang dilakukan banyak remaja jaman
sekarang bahkan ada yang rela bunuh diri karena putus cinta....Intinya Cinta
itu diberikan karena Allah karena mengharapkan Ridho Nya sehingga kita
harus saling mencintai sesuai yang diperintahkan Allah subahanhu
wata'ala. Cinta juga merupakan Anugrah dari Allah
Subahanahuwata'ala yang mana dengan adanya rasa cinta ini kita bisa menjalankan
kewajiban kita sebagai seorang ibu atau suami atau anak. dengan adanya rasa
cinta seorang suami bisa dengan tulus dan ikhlas menjalankan kewajibannya
mencari nafkah untuk keluarganya walaupun terkadang pekerjaannya itu beresiko
terhadap nyawanya, seorang ibu / isteri juga karena adanya rasa cinta ia
rela berkorban menahan rasa sakitnya melahirkan itu juga beresiko terhadap
nyawanya, mendidik anak anaknya, melayani suaminya dengan penuh cinta dan
ketulusan, Seorang anak juga dengan adanya rasa cinta ia bisa berbakti kepada
orang tuanya, melaksanakan kewajiban sebagai seorang anak dan
seterusnya... Lalu bagaimana perasaan cinta yang dialami oleh para remaja dan
anak anak muda dalam menjalin hubungannya dalam berpacaran...? apakah itu bisa
disebut cinta...? atau nafsu yang bergejolak karena mengalami masa puber....
Sebelumnya saya minta maaf bila tulisan ini akan menyinggung soba sobat semua
tapi saya ingin mengatakan ini karena rasa cinta saya terhadap saudara saudara
ku seiman... Jika Anda memang benar benar mencintai pacar Anda tentu anda tidak
akan rela jika pacar anda terjerumus kedalam lembah maksiat dan dosa, Anda juga
tidak akan rela jika pacar anda ternoda kesuciannya karena perbiatan maksiat
yang anda dan juga pacar anda lakukan.. terus bagaimana caranya untuk mengungkapkan
rasa sayang kita sama pacar...? jawabannya adalah lakukan sesuai perintah
Allah, jika Anda mampu untuk menikah maka nikahilah dia secepatnya atau
tinggalkan dia dan berpuasalah sebab puasa bisa menjaga kita dari perbuatan
maksiat karena syetan tidak suka manusia selamat dari maksiat dan dosa sehingga
ia akan berusaha untuk menghancurkan manusia dengan segala cara termasuk
menjadikan hubungan pacaran itu sebagai sesuatu yang indah dan berdasar atas
kasih sayang... Jika ia memang jodoh anda suatu saat pasti akan bersatu juga..
Tapi setelah menikah pasti suasana akan berubah karena syetan sudah merubah
taktiknya untuk memberikan rasa jenuh dan bosan kepada pasangan suami isteri
apalagi ketika sama sama sibuk dalam dunianya Suami sibuk mencari nafkah dan
isteri sibuk mengurus anak anak dan rumah sehingga tidak ada lagi kesempatan
untuk merawat diri sedangkan suami bekerja diluar rumah dimana diluar sana
banyak sekali godaan wanita wanita cantik yang mungkin lebih cantik dari
isterinya. jika isteri tidak bisa membantu suaminya menundukkan pandangannya
dengan cara melayaninya dengan baik dirumah maka akan terjadi suasana yang
begitu membosankan dirumah sehingga suami lebih suka menghabiskan waktunya
diluar rumah, apalagi kalau isteri bekerja diluar rumah juga ketika pulang sama
sama cape belum lagi urusan rumah dan anak anak dan harus melayani suaminya
sehingga isteri tidak lagi bisa melakukan kewajibannya dengan baik dirumah, dan
itu juga mungkin bisa membuat suami marah karena tidak dilayani dengan baik sedangkan
isteri juga marah karena merasa tidak di mengerti, akhirnya terjadilah gempa
dalam rumah tangga, sang suami mencari ketenangan diluar dan isteri juga
mencari tempat curhat mungkin teman teman kerjanya karena dia bekerja diluar
rumah dan akhirnya menemukan tempat curhat yang menurut dia bisa mengerti
kondisinya dan terjadilah perselingkuhan dan rumah tangga pun hancur dan yang
jadi korban adalah anak anaknya... seperti yang dialami para selebritis kita,
walaupun tidak semua orang seperti itu dan saya juga berharap kita semua tidak
mengalaminya ... Itulah taktik syetan untuk menghancurkan manusia dengan
mencerai beraikan manusia, suami dengan isterinya, bahkan umat islam ini pun
dicerai beraikan dengan membuat agama islam ini menjadi kelompok kelompok.
sampai dalam suatu hadist disebutkan umat islam terpecah menjadi 73 golongan
dan yang selamat hanya satu golongan yaitu mereka yang mengikuti Al-Qur'an dan
sunnah sesuai dengan pemahaman para salafussoleh ( orang orang terdahulu yang
soleh yaitu tiga generasi terbaik sepanjang masa ( generasi sahabat, Tabbi'in
dan Tabi'uttabiin) bukan menafsirkan Al-Qur'an dan sunnah itu sesuai
hawanafsunya atau pemikirannya sendiri. Ketahuilah wahai saudaraku salah satu
taktik syetan untuk menghancurkan manusia adalah dengan menjadikan sesuatu yang
haram itu indah, ada lagi cerita tentang seorang laki laki yang memiliki isteri
yang sangat cantik, akan tetapi laki laki itu malah selingkuh dengan wanita
berkulit hitam dan kurang cantik .. mengapa begitu ..? karena syetan membuat
wanita yang bukan makhromnya itu terlihat lebih indah sehingga isterinya yang
secara fisik lebih cantik pun karena sudah halal jadi syetan membuatnya menjadi
kurang menarik. bisikan syetan itu tidaklah kelihatan akan tetapi terkadang
berupa perasaan untuk melakukn perbuatan maksiat atau dosa pada saat kita lalai
untuk mengingat Allah. Jadi mencintailah karena Allah dengan cara yang
tidak melanggar syare'at-Nya karena dengan demikian cinta itu akan membuahkan
hasil yang sangat manis baik didunia maupun diakherat, Cinta yang sebenar benar
cinta yang bersumber dari Allah Subahanhu wata'la yang akan melahirkan
kebahagiaan yang hakiki .
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Silahkan corat-coret komentar anda:)